April 2013

Menasehati, memberi saran atau solusi bagi orang lain seringkali terasa lebih mudah daripada mengatasi masalah sendiri.
Menenangkan ketika menangis, melapangkan hati ketika emosi, memberi semangat ketika “jatuh”… seringkali lebih mudah dilakukan pada orang lain, bukan pada diri sendiri.

Itulah mengapa ALLAH menciptakan “orang lain” untuk kita..
untuk saling berbagi..
saling menguatkan..
saling membuat diri menjadi lebih baik.🙂

Dan di balik semuanya,
Selalu ada ALLAH untuk menggantungkan segala pinta.🙂

(Niswati Zulfah, 29 April 2013)

———–

“Apabila seorang wanita (menjaga) sholat lima waktunya, berpuasa pada bulannya (puasa Ramadhan), menjaga kehormatannya, dan menaati suaminya, niscaya dikatakan kepadanya: ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu surga mana saja yang kamu inginkan’.”

(HR. Ahmad, Abu Nu’aim, Ibnu Hibban, Ath-Thabrani, Al-Bazzar).

🙂

(Niswati Zulfah, 28 April 2013)

———–

Bagaimana mungkin kita bisa mencintai seseorang (atau sesuatu) karena ALLAH jika memurnikan cintaNYA saja kita belum mampu? :’)

*renungan malam*

(Niswati Zulfah, 27 April 2013)

———–

 

Ketika sahabat yg dikenal ‘terbina’ melepas kerudungnya,
Ketika teman yg selalu dijadikan panutan dalam menjaga diri mulai ‘lupa’ betapa mulia dirinya,
Ketika ia yg terlihat ‘terjaga’ memilih realisasi cinta yg jauh dari cintaNYA..

Ternyata sedih, yaa? :’)

Bagaimana dg kita?
Masihkah kita menjadi penyebab kesedihan mereka yg mencintai kita karenaNYA?
Masihkah kita mengecewakan DIA yg tak pernah henti mencintai kita?? :’)

*renungan malam*

(Niswati Zulfah, 21 April 2013)

———–

 

Labilitas emosi dan keinginan untuk marah itu fitrah.
Namun ketika ia hadir, cobalah untuk mengendapkannya sejenak.
Ganti dengan istighfar, tutupi dengan basuhan air wudlu dan rakaat shalat.
Ia akan sirna, tersubsitusi oleh rasa tenang yang membuatmu lebih nyaman.🙂

“Karena orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya.”🙂

*mengingatkan diri sendiri*

(Niswati Zulfah, 14 April 2013)

———–

 

Batasan aurat muslimah yg WAJIB ditutupi di depan non-mahram itu seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
Jelas seperti itu.
Jadi, nggak pake kerudung sama nggak pake kaos kaki itu sama-sama dosa..🙂

Yuuk.. Sempurnakan hijab kita!🙂

(Niswati Zulfah, 14 April 2013)

———–

Kalau dibilang kayak ibu2, kayak nenek2, nggak gaul, nggak keren, tambah jelek, nggak pantes, atau aneh membuat kita lebih cantik di mata ALLAH, kita sama sekali nggak rugi, kan?🙂
Bukankah penilaianNYA jauh lebih istimewa dibanding penilaian manusia?🙂

(Niswati Zulfah, 13 April 2013)

———–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s