#21DaysBabysittingChallenge

Mulai sore nanti, kakak saya akan mengikuti program prajab CPNS selama tiga pekan ke depan. So, karena di rumah nggak ada ART, babysitter dan semacamnya, saya (dan adik saya) yang kebagian tugas menjaga dan mengurus Aruna, keponakan satu-satunya yang berusia 10 bulan.

Ponakan kesayangan bersama bundanya :-)

Ponakan kesayangan bersama bundanya🙂

Wacana tentang ini sudah dari sekian bulan lalu muncul sih. Meskipun kepastian waktu prajab baru diperoleh sekitar sepekan lalu, tapi sudah sejak lama kemungkinan ini dibahas. Adanya Aruna tanpa ART atau babysitter di rumah selama ini juga jadi tantangan tersendiri bagi kakak yang full kerja pagi sampai sore, dan libur hanya Ahad saja.
Biasanya, Aruna dititipkan di daycare tiap pagi, dan dijemput lagi sorenya.

Awalnya mamah yang mau standby jaga Aruna di rumah. Tapi kalau harus tiga pekan meninggalkan bapak sendirian di Cirebon selama itu, kok rasanya nggak tega juga. Hehee..😀

Jadilah kami (saya dan adik saya) menyanggupi babysit Aruna selama bundanya prajab, meskipun sepekan ke depan masih dibantu mamah yang menemani di rumah. Biar adaptasinya lebih mudah.🙂

Babysit Aruna tiga pekan tanpa bundanya di rumah jelas jadi challenge tersendiri buat kami. Selama ini kan kami hanya bantu-bantu jaga Aruna sewaktu-waktu saja. Sesekali ngajakin main, atau bantu babysit saat bundanya kecapekan. Itu pun kalau pas kami luang saja. Selebihnya, kakak saya yang handle semua.🙂

Semalam sempat dibriefing singkat sama kakak saya, apa-apa saja yang perlu jadi perhatian. Mulai dari makanan-makanan apa saja yang perlu disiapkan setiap harinya (Aruna sudah mulai MPASI, jadi harus kreatif nyiapin makanan juga..🙂 ), isi tas yang harus selalu dibawa tiap dia sekolah (daycare), rutinitas mencuci baju dan perlengkapan makan dkk., dan sebagainya.
Agak deg-degan juga nih saya. Buanyaaaaaak banget ya ternyata kerjaannya. Hehee..
Saya kan juga nggak bisa standby di rumah tiap hari. Masih ada aktivitas kejar tayang tesis, tahsin, dan beberapa agenda rutin lain. Belum lagi masih cukup riweuh persiapan acara bulan depan (Yang ini saya belum cerita ya? Ntar ya ceritanya, belum launching soalnya.. 😛 )
Tapi somehow saya semangat banget mau menghadapi tiga pekan ke depan.
Itung-itung latihan kalau nanti harus disibukkan dengan mengurus anak sendiri sementara aktivitas masih seabreg. Hehee..😀

Sebagian

Sebagian “petuah” kakak hasil briefing semalam. Hehee

Bismillaaah..
Semoga saya bisa sukses membagi waktu dengan baik tiga pekan ke depan.
Mampu amanah babysit ponakan tersayang, tanpa harus mengesampingkan kejar tayang tesis dan agenda-agenda lain.
Doakan saya yaa..!! :-)
Semoga semua urusan teman-teman juga dimudahkan dan dilancarkan.
Aamiin.🙂

8 thoughts on “#21DaysBabysittingChallenge

  1. Semangat buat rentetan aktivitasnya, pasti bisa dilalui dengan baik :hehe. Tapi tiga minggu lumayan sih, duh semoga ibunya si anak juga tetap semangat, bagaimanapun tiga minggu tidak jumpa buah hati pasti membuat beban pikiran banget, tapi mau bagaimana lagi, panggilan tugas memang mesti didahulukan :hehe. Semoga semua lancar sampai tiga minggu ke depan, ya.

    • Aamiin aamiin.
      Seharian tadi jg bundanya galau bgt mau ninggal anaknya. Dan barusan aja anaknya tidur setelah rewel lamaaaa bgt. Pertama kali tidur malem nggak ada bundanya kayaknya.. heu..

    • Hihii.. jadi malu nih dibaca mey..😛

      Iyaa banget mey.. bahkan kalau pas nganter Runa sekolah tiap hari naik motor tu beneran berasa kaya the pacifier gt.
      Gendongan dia di depan, ransel sendiri di belakang, plus nenteng tas dia dan tas kecil isi ASIP. Heheee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s