Hobi “Nepok” Nyamuk

#27DaysWritingProject (Day 4)

Postingan kali ini berawal dari celetukan seseorang yang tak sengaja saya dengar siang tadi.

Emang sekarang musim apa, sih? Kemarau ya?

Nggak inget juga tadi temannya jawab apa. Lebih tepatnya saya nggak fokus mendengarkan lagi. Malah asyik dengan jawaban sendiri. “Ini musim nyamuk!” Hehee..😀

Beberapa tahun belakangan ini, bumi kita makin sakit. Global warming lah.. makin menipisnya berbagai macam sumber daya alam.. perubahan iklim dan cuaca yang tak menentu.. akhirnya menyebabkan kehadiran musim di Indonesia makin sulit diprediksi.
Seingat saya sih kalau dulu musim hujan dan musim kemarau itu pasti hadir di bulan tertentu. Rutin seperti itu. Sekarang? Rasanya setiap hari adalah musim pancaroba.😀

Memang sih, kalau diamati dari cuaca Jogja yang panas terik hujan badai, absennya hujan, dan krisis air yang terjadi, saat ini sedang musim kemarau. Tapi saya mah keukeuh mau bilang, “Ini musim nyamuk!”😀

Gimana enggak? Memang itu yang paling terasa akhir-akhir ini, apalagi kalau lagi di rumah malam hari.
Kalau malam, udara panasnya malah tidak terasa, kan? Tapi nyamuknya itu lho.. merajalela di mana-mana!
Apalagi rumah saya memang didesain “terbuka”, banyak sekali lubang ventilasi dan sebagian besar tidak dilengkapi ram nyamuk.

Biasanya saya terganggu sih dengan banyaknya nyamuk di rumah. Nguing-nguing yang berisik banget, ditambah gatal-gatal di kulit kalau habis dihisap. (Dihisap yaa.. nyamuk tidak menggigit!)
Tapi beberapa waktu belakangan ini, saya menemukan keasikan tersendiri saat banyak nyamuk di rumah. Hobi baru nepokin nyamuk! Pakai tangan lho yaa.. bukan pakai raket nyamuk. Dan saya cukup berbakat ternyata.😛
Seru juga ternyata nepokin nyamuk dan membuat mayat-mayatnya bergelimpangan. Apalagi kalau ada nyamuk yang gendut. Rasanya puaaaaas sekali karena berhasil membunuh oknum yang sudah sembarangan mengurangi stok darah saya. Hehee..😀

Sempat terpikir juga tadi, kenapa sih ALLAH menciptakan nyamuk? Apa manfaatnya? Bukannya malah jadi vektor penyakit ya?
Yang pasti, penciptaan nyamuk olehNYA tak mungkin sia-sia, kan? Pasti tetap ada manfaatnya. Meskipun kalau sekilas dipikir, keberadaan nyamuk lebih banyak dirasa negatifnya oleh manusia.
Lagipula, setidaknya saya sudah menemukan satu manfaatnya. Buat ditepokin dan jadi hobi baru yang cukup menyenangkan! Paling tidak buat saya.🙂

Wallaahu a’lam bishawab.

One thought on “Hobi “Nepok” Nyamuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s