akhi-ukhti vs teman-temin vs saudara-saudari

Sebenernya tergelitik menulis tentang ini sudah cukup lama. Saat itu, saya tak sengaja membaca postingan “beberapa” teman di fesbuk yang ngalir di news feed. Secara umum sih tentang perasaan “dibeda-bedakan”, “dikelompok-kelompokkan”, “digolong-golongkan”… dengan adanya perbedaan “jenis” panggilan di lingkungannya.

Satu tanya yang kerap muncul di beberapa “kepala” (termasuk kepala saya, mungkin) adalah: Adakah perbedaan “kasta” antara yang dipanggil akhi/ukhti dengan yang dipanggil dengan nama? Apa iya panggilan akhi-ukhti seolah menunjukkan tingginya pemahaman agama? :)

Sebelumnya, saya mau cerita dulu. Hehe.. :D

Dulu, saya juga sempet sensi (lebih tepatnya bertanya-tanya, sih..) sama orang yang manggil saya Zulfah, tapi manggil temen yang lain dengan “ukhti”. Emangnya saya segitu nggak sholehah-nya yaa sampai dia ngebeda-bedain panggilan ke saya? ;) Tapi terus saya mikir lagi: Emangnya saya mau dipanggil ukhti? Ih, malah aneh ah rasanya. Bahkan, dulu kalau ada temen yang manggil saya “ukhti”, saya suka risih sendiri. :p Dulu, ya… sekarang sih enggak. Hehe.. :D

Jadi, saya menyimpulkan sendiri. Mungkin dia nggak manggil saya dengan “ukhti” bukan karena ngebeda-bedain “kasta” dan tingkat ke”alim”an. Dia nggak manggil saya ukhti karena tahu kalau saya mungkin nggak belum nyaman dipanggil ukhti. Saya lebih nyaman dipanggil langsung dengan nama saya. :)

Nah, sekarang pun saya menerapkan itu. Ada beberapa teman yang saya panggil akhi/ukhti, ada beberapa teman yang saya panggil langsung dengan namanya, ada beberapa teman yang saya panggil dengan nama-nama tertentu. Sungguh, saya sama sekali nggak berniat membeda-bedakan tingkat pemahaman agama. Bagi saya, akhi/ukhti itu sebatas panggilan. Tidak ada yang istimewa. Hanya sebutan lain dari saudara(ku) /saudari(ku). Sama seperti panggilan brother atau sister yang diambil dari bahasa Inggris, akhi/ukhti (dari bahasa Arab) punya arti yang sama. Nggak lebih. :)

Kenapa saya membeda-bedakan panggilan? Karena beberapa teman lebih nyaman dengan panggilan akhi/ukhti, sementara yang lain lebih nyaman dengan namanya sendiri. Sesimple itu koq alasannya. :)

Emang sih, panggilan akhi-ukhti lebih umum didengar di kalangan aktivis dakwah. Tapi, menjadi aktivis dakwah tidak serta-merta menjadi orang dengan pemahaman agama yang lebih tinggi koq.. Belum tentu. :) Dan saya pun yakin, teman-teman aktivis dakwah saling memanggil dengan akhi-ukhti bukan untuk menunjukkan superioritasnya di bidang agama, atau eksklusifitasnya sebagai aktivis dakwah. Tapi seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, karena mereka sama-sama merasa lebih nyaman dengan panggilan itu. :)

Jadi.. Lewat tulisan ini, saya cuma pengen bilang: Jangan langsung berprasangka buruk dengan perbedaan panggilan di lingkungan kita. Kalau ngrasa nggak nyaman dengan panggilan orang lain ke kita, ngomong aja. Bilang langsung ke orangnya. Gampangnya, tinggal langsung bilang: “Saya juga mau loooh dipanggil akhi/ukhti. :) ” Atau sebaliknya: “Jangan panggil saya akhi/ukhti dong. Saya lebih nyaman dipanggil nama aja. :) ” Boleh, koq. ^_^

“… dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.  Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman. Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. al Hujurat:11)

Nah! ALLAH aja melarang kita saling memanggil dengan panggilan yang buruk. Berarti, ALLAH nyuruh kita saling memanggil dengan panggilan terbaik, yang paling nyaman di telinga yang dipanggil. :)

Jadi, buat teman-temin/saudara-saudari saya semuanyaaa.. secara pribadi  saya juga mau bilang, kalau ada yang nggak nyaman dengan panggilan yang saya “berikan”, bilang aja. In syaa ALLAH saya siap mengubah panggilan itu sesuai request! Asal masih dalam batasan “panggilan yang baik” yaa.. Hehe.. ^_^

Wallaahu a’lam bishawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s